Laman

24 Mar 2014

Menjalan aplikasi windows dengan Wine dilinux

Wine (anggur) memang menyegarkan tubuh bila kita meminumnya dan bagi sebagian orang dipercaya untuk meningkatkan stamina tubuh.. eith...tunggu dulu...! pada kesempatan kali ini saya tidak membahas Wine (anggur) yang tadi...hehehe... tapi disini saya akan membahas Wine (anggur)  juga namun wine yang satu ini merupakan sebuah aplikasi yang menyegarkan bagi pengguna Linux, sebab kita bisa menjalankan aplikasi-aplikasi windows tanpa harus menginstall OS Windows asyikkan...hehehe.... dan saya akan mengulas sedikit wine yang satu ini.

Wine adalah lapisan kompatibilitas mampu menjalankan aplikasi Windows pada beberapa sistem operasi POSIX-compliant, seperti Linux, Mac OSX, & BSD. bisa dikatakan alih-alih simulasi logika internal Windows seperti mesin virtual atau emulator. Wine menerjemahkan API Windows panggilan ke POSIX panggilan on-the-fly  Dalam sejarahnya Wine dimulai pada tahun 1993 di bawah koordinasi Bob Amstadt sebagai cara untuk mendukung menjalankan Windows 3.1 program di Linux. 

Sejak awal, kepemimpinan atas pembangunan Wine yang dilakukan Alexandre Julliard, yang telah berhasil proyek tersebut sejak itu. Selama bertahun-tahun, sebagai API Windows dan aplikasi telah berevolusi untuk mengambil keuntungan dari perangkat keras dan perangkat lunak baru, Wine telah disesuaikan untuk mendukung fitur baru, semua sementara sedang porting ke OS lainnya, menjadi lebih stabil, dan menyediakan lebih user-experience.

Sebuah proyek ambisius menurut definisi, bekerja pada Wine terus akan berlanjut selama 15 tahun sebelum program akhirnya mencapai v1.0, rilis stabil pertama, pada tahun 2008. Beberapa rilis nanti, Wine masih dalam pengembangan sampai saat ini, dan meskipun ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan, jutaan orang diperkirakan menggunakan Wine untuk menjalankan software Windows mereka pada OS pilihan mereka.

Sudah semakin banyak apliakasi-aplikasi windows yang bisa dijalankan menggunakan wine ini namun tetap tidak semua program windows dapat jalan menggunakan program wine ini. Untuk dukungan lebih baik dalam menjalankan program-program windows ada beberapa aplikasi yang bisa digunakan yang merupakan pengembangan dari aplikasi wine tadi.

oke...sekarang kita masuk ke pokok pembahasan "Bagaimana sih cara setting wine supaya bisa menjalankan program-program dan juga games windows dengan optimal?". Sebenarnya kita sudah bisa menjalankan program-program windows dengan wine pada saat first install wine, namun tidak semua aplikasi akan jalan dengan lancar karena beberapa aplikasi membutuhkan konfigurasi khusus terutama untuk games-games windows. Sebelum kita bahas jawaban pertanyaan di atas kita bahas dahulu cara menginstall wine ini.

1. Kita install dulu wine. Ketikan perintah berikut
    sudo add-apt-repository ppa:ubuntu-wine/ppa
  (NB:bgi yang belum ada wine..nya)
2. setelah selesai, ketikkan perintah di bawah ini.
    sudo apt-get update
3. kemuadia instal wine..nya
    sudo apt-get install wine
  Tunggu sampai semua proses selesai!
4. Kalau sudah selesai semua, klik 
    -start menu 
    -Applications  
    -Wine 
    - Configure Wine, klik Applications                                           
Tab, lalu pilih Windows XP/win7 dibawah Windows Version lalu Apply.

Bagi yang pernah menginstall wine sebelumnya bisa melakukan hal dibawah ini
Code:
sudo apt-get autoremove wine –purge

untuk menghilangkan versi wine terdahulu jika wine sudah pernah terinstall di sistem kita

Code:
rm -rf ~/.wine

untuk menghapus setingan wine yang sudah pernah kita buat

Code:
sudo add-apt-repository ppa:ubuntu-wine/ppa

Code:
sudo apt-get update && sudo apt-get install wine
untuk ubuntu dan turunanya


Code:

sudo add-apt-repository ppa:ubuntu-wine/ppa



Code:
sudo apt-get update && sudo apt-get install wine





untuk Fedora 12/13/14,install rpm fusion repositori : 


http://download1.rpmfusion.org/free/fedo...noarch.rpm


untuk Centos/RHEL, tambahkan repositori berikut : 


http://download1.rpmfusion...noarch.rpm


untuk distribusi linux yang lain bisa langsung berkunjung ke 


http://www.winehq.org/download/ lalu pilih repositori yang cocok dengan distribusi linux yang digunakan. Lalu intsall lah wine nya

nah, sekarang waktunya untuk konfigurasi. Untuk memudahkan konfigurasi wine ada beberapa aplikasi yang dapat digunakan, sebagai contoh:
Untuk kali ini kita akan menggunakan winetricks untuk membantu mengkonfigurasi wine kita. Pertama kita harus menginstall winetricks terlebih dahulu jika belum pernah menginstall nya di sistem kita
Code:
wget http://www.kegel.com/wine/winetricks


lalu buatlah supaya file winetricks tadi bisa kita eksekusi dengan cara



Code:
sudo chmod +x ./winetricks


tahap selanjutnya kita akan menginstall beberapa dlls dan libraries ke dalam environment wine kita



Code:
./winetricks d3dx9 droid winxp sound=alsa volnum vcrun2008 dotnet20 ie6 corefonts




di atas adalah beberapa dlls dan libraries standar yang biasanya dibutuhkan untuk menjalankan aplikasi-aplikasi windows, bisa ditambahkan lagi jika memang ada yang perlu.

tambahan lagi jika punya vga nvidia kita harus menginstall 


http://www.nvidia.com/object/physx_new.html



Code:
./winetricks physx


nah,kira-kira jika sudah sampai tahap ini kita sudah bisa menjalankan beberapa aplikasi windows dengan lancar. namun jika kita ingin menjalankan games-games windows berikut ada konfigurasi yang bisa anda coba.

kita akan merubah beberapa values di dalam windows registry, buka terminal lalu ketikkan


Code:
wine regedit

setelah menjalankan perintah tadi akan muncul tampilan regedit sama seperti yang ada di windows,kita hanya tinggal menambhakan beberapa values


HKEY_CURRENT_USER -> Software -> Wine -> Direct3D


tambahkan beberapa strings baru dengan cara klik kanan lalu pilih New -> String Value, berikut strings yang perlu ditambahkan


“DirectDrawRenderer”=”opengl”
“Nonpower2Mode”=”repack”
“OffscreenRenderingMode”=”fbo”
“RenderTargetLockMode”=”auto”
“UseGLSL”=”readtex”
“VertexShaderMode”=”hardware”
“VideoDescription”=”NVIDIA GeForce 8400 GS” (ubah sesuai vga yang digunakan)
“VideoDriver”=”nv4_disp.dll” 
“VideoMemorySize”=”500″ (sesuaikan dengan video memory kita)

untuk GPU ATI gunakan : "VideoDriver"="ati2dvag.dll"

 

konfigurasi diatas hanyalah konfigurasi standar yang biasanya diperlukan untuk menjalankan aplikasi maupun games windows. Untuk beberapa aplikasi dan games kadang-kadang diperlukan konfigurasi yang lebih lagi untuk itu silakan cari-cari konfigurasinya di http://appdb.winehq.org/.

Selamat mencoba dan Semoga bermanfaat...!

No comments:

Post a Comment